Sambangi Polsek Durenan dan Watulimo, Kapolres Trenggalek Tekankan Implementasi `Polisi Bersama Masyarakat`

oleh -3 Dilihat

Polres Trenggalek – Tagline `Polisi bersama Masyarakat` memiliki nilai filosofi tinggi dan sarat akan makna. Kalimat ini bukan sekadar slogan biasa, tetapi menggambarkan semangat pengabdian, responsif dalam melayani serta kedekatan Polri deangan masyarakat yang harus diimplementasikan dalam tugas-tugas sehari-hari.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., dalam kunjungan kerja yang diselenggarakan di Mapolsek Durenan dan Watulimo yang diikuti oleh seluruh pejabat utama dan anggota Polsek setempat. Rabu, (7/10).

“Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, dan bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban. Kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh anggota.” Ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menekankan kepada seluruh jajarannya agar lebih sering turun ke desa-desa. Berinteraksi dan tatap muka bersama masyarakat untuk mengetahui secara langsung bagaimana dinamika Kamtibmas yang terjadi di wilayah.

“Jangan ragu bantu masyarakat yang membutuhkan. Berikan pelayanan humanis dan responsif. Seperti kondisi kekeringan yang terjadi saat ini, terjunkan patroli gentong masing-masing Polsek untuk menyalurkan bantuan air bersih. Koordinasikan dengan instansi terkait agar bisa lebih merata.” Imbuhnya.

Terkait dengan dampak dampak kemarau panjang lanjut AKBP Rizky, pihaknya telah menerapkan strategi Ecology policing dan green policing sebagai salah satu langkah dalam penanganan bencana alam yang kerap terjadi di Kabupaten Trenggalek.

Wilayah Kabupaten Trenggalek yang didominasi oleh wilayah pegunungan dan kawasan hutan dinilai bisa menjadi modal besar dalam mencegah terjadinya bencana alam. Saat kemarau Panjang, permasalahan klasik yang kerap terjadi adalah kekeringan dan krisis air bersih di berbagai daerah. Sebaliknya ketika masuk musim penghujan, banjir dan tanah longsor kerap dilaporkan melanda sejumlah wilayah.

“Dimulai dari lingkungan Polsek masing-masing. Lakukan penanaman pohon dan dorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam pelestarian alam. Terutama bagi wilayah yang memiliki sumber mata air.” Ungkapnya.

Pihaknya menerangkan, penyelamatan sumber mata air merupakan salah satu faktor penting agar pada saat kekeringan, masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air baku. Demikian pula dengan penanaman pohon yang berfungsi untuk mengikat tanah agar tidak mudah longsor dan menyebabkan banjir.

Pada aspek internal, pihaknya meminta agar setiap anggota menanamkan diri untuk senantiasa meningkatkan disiplin. Disiplin bukan saja soal waktu. Tetai lebih dari itu juga mencakup soal profesionalisme kerja sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Jaga soliditas dan kekompakan antar personel. Perkuat koordinasi dengan satuan atas antar Polsek maupun stakeholder terkait. Jaga marwa kepolisian dengan tidak melakukan pelanggaran dan kode etik sekecil apapun.” Pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama juga melakukan pengecekan ruangan kerja, sarana prasarana penunjang serta meninjau Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan UMKM yang dimotori oleh pengurus Bhayangkari Ranting.

No More Posts Available.

No more pages to load.