Polres Trenggalek – Jajaran kepolisian Resor Trenggalek terus bergerak, mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya di kawasan hutan di Kabupaten Trenggalek. Tak terkecuali jajaran Polsek Bendungan.
Bersinergi bersama Perhutani, Polsek yang berada di ujung utara Kabupaten Trenggalek ini menggelar patroli terpadu dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai cukup rawan terjadi Karhutla. Selasa, (4/8).
Disamping patroli keliling memastikan keamanan kawasan hutan dari bahaya Karhutla, petugas gabungan juga memasang spanduk imbauan di beberapa titik strategis yang mudah dilihat oleh masyarakat maupun penggarap lahan.
Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Bendungan AKP Rudi Sugiarto, S.H. menuturkan, spanduk tersebut dipasang di tiga titik diantaranya, pasar desa Dompyong yang bersebelahan dengan hutan, kemudian wisata Lumbercam Coban Rambat dan kawasan hutan KRPH Bensungan masuk desa Botoputih, Bendungan.
“Spanduk itu sendiri berisi tentang imbauan agar masyarakat tidak membakar lahan, larangan membuang puntung rokok sembarangan dan menghindari membuat api terbuka di kawasan hutan.” Ucapnya.
Tak berhenti disitu, dalam patroli terpadu ini, petugas juga bertatap muka dan berbincang langsung dengan masyarakat sekitar. Memberikan edukasi dan sosialisasi tentang mitigasi pencegahan Karhutla.
Menurutnya, peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan sangat sentral terutama bagi yang berdomisli di dekat kawasan hutan ataupun mereka yang bekerja sehari-hari mengelola lahan.
Pihaknya berharap, berangkat dari sinergitas yang terbangun baik antara petugas dengan masyarakat ini bisa mewujudkan keamanan kawasan hutan yang kondusif sekaligus meminimalisir potensi terjadinya Karhutla.
“Apabila mengetahui ada kebakaran hutan bisa melaporkan melalui call center 110.” Pungkasnya.





