Sukseskan Swasembada Bawang Putih, Polres Trenggalek Siapkan Lahan di Desa Karanganyar Pule

oleh -936 Dilihat

Polres Trenggalek – Jajaran Kepolisian bekerjasama dengan sejumlah keompok tani di Kabuoaten Trenggalek siap mendukung swasembada pangan khususnya komoditas bawang putih. Ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor bawang putih di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. saat mengikuti acara penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional yang disiarkan secara virtual. Rabu, (19/8).

“Kita turut ambil bagian dalam menyukseskan program pemerintah khususnya bawang putih. Hari ini kita taman 150 kg benih bawang putih jenis lumbu hijau dengan luas lahan 0,20 hektar.” Ungkapnya.

Pihaknya menuturkan, penanaman bawang putih yang mengambil tempat di dusun Krajan, Desa Karanganyar, kecamatan ini sekaligus sebagai uji coba dan akan dievaluasi beberapa bulan ke depan. Tentunya dengan pendampingan dari dinas pertanian maupun stakholder terkait untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.

“Ke depan, bisa kita kembangkan ke 1,5 hektare. Nanti kita lihat sambil evaluasi. Kalau ketinggiannya sudah tepat, bibitnya ada. Kita lihat nanti hasilnya 3 bulan ke depan.” Imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan penanaman ini, swasembada bawang putih benar-benar bisa tercapai dan menjadi komoditas baru yang juga berdampak secara ekonomi kepada masyarakat maupun petani di Kabupaten Trenggalek.

“kita harus berani mencoba untuk bertani bawang putih. Meskipun mungkin di Tenggalek belum terlalu populer.” Tambahnya.

Sementara itu Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin, S.M., M.PDSM., yang juga kebetulan turut hadir mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung program yang diinisiasi oleh jajaran kepolisian tersebut.

“Kami menyambut baik program ini meskipun tentu ini menjadi tantangan tersendiri karena masyarakat kita khususnya yang di Trenggalek belum terbiasa untuk menanam bawang putih. Tapi dengan kita memiliki daerah-daerah yang punya ketinggian di sekitar 700 sampai 1.000 (MPDL), kita punya potensi.” Ucapnya.

Disamping soal suasembada pangan dan pengurangan impor khususnya bawang putih, Bupati Trenggalek juga berharap ke depan, produksi bawang putih juga melimpah sehingga harga di pasaran dan inflasi lebih terkendali.

Hal ini juga diamini oleh salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani setempat. Menurutnya, ketinggian wilayah kecamatan Pule khususnya desa Karanganyar sangat cocok untuk penanaman bawang putih.

“Meskipun hal yang baru, namun kita berharap program ini berlanjut dan juga nanti petani mulai tergerak untuk menanam bawang putih.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.