Yuk Kenalan dengan Bripda Ardan, Polisi Sekaligus Atlet Muda Karate Asal Trenggalek

oleh -85 Dilihat

Polres Trenggalek – Siapa sangka, Polres Trenggalek ternyata memiliki satu anggota yang terbilang moncer. Tidak hanya berprestasi di bidang kepolisian tetapi juga punya talenta lain yang cukup membanggakan.

Adalah Bripda Ardan, anggota Satsamapta Polres Trenggalek, polisi muda yang punya segudang prestasi tingkat nasional. Bintara remaja bernama lengkap Muhammad Akbar Ardan Purbaningrat ini tercatat sukses mengkoleksi puluhan medali dalam bidang olahraga beladiri karate.

Untuk mengenal lebih jauh, siapa dan bagaimana kripah seorang Bripda Ardan, bertepatan dengan bulan Kemerdekaan dan menyambut Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek sekaligus memperingati Hari Juang Polri, hari ini tim redaksi menyajikan wawancara ekslusif, mengulik lebih dalam sosok polisi muda yang membawa kebanggaan tidak hanya bagi kepolisian tetapi juga masyarakat Kabupaten Trenggalek.

Karir Bripda Ardan bermula setelah lulus dari SMA Negeri 2 Trenggalek dan berkeinginan mencoba keberuntungan lewat seleksi bintara Polri. Ardan yang memang sudah terbiasa latihan fisik sejak kecil tak mengalami banyak kendala dan mampu menyisihkan ribuan peserta dari berbagai daerah.

Alhasil, ia pun dinyatakan sebagai salah satu peserta lolos terpilih dan mengikuti pendidikan di SPN Polda Jatim di Mojokerto tahun 2024 yang lalu. Ardan kemudian ditempatkan di Direktorat Samapta Polda Jatim hingga dua tahun kemudian bisa kembali ke tanah kelahirannya dan bergabung di Satsamapta Polres Trenggalek.

“Saya ingin membanggakan orang tua dengan mengabdi lewat jalur Polri. Alhamdulillah, bisa terwujud.” Ujarnya.

Disinggung tentang hobi beladiri karate, Polisi yang juga berstatus mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Malang ini menuturkan, ia sudah mengenal dan berlatih karate sejak usia 4 tahun dan bergabung di Dojo INKAI Trenggalek.

Meskipun masih belia, Ardan sudah menunjukkan ketertarikannya pada seni beladiri asal jepang tersebut. Bahkan, saat masih kelas 6 SD, ia sudah berani mengikuti berbagai turnamen, lokal maupun regional Jawa Timur.

“Bagi saya, karate memiliki daya tarik yang sangat khas karena berfokus pada efisiensi gerakan satu lawan satu dan filosofi pembentukan karakter yang praktis. Karate tidak mengandalkan gerakan akrobatik yang rumit, melainkan kesederhanaan tapi efektif.” Imbuhnya.

Berangkat dari ketekunannya berlatih, Bripda Ardan berhasil menjuarai berbagai kejuaraan bergengsi. Salah satu diantaranya adalah Juara 3 kumite perorangan senior -60 kg putra piala Kapolri Tahun 2026 dan Juara 1 kumite perorangan -60 kg Putra piala Walikota Surabaya Tahun 2026.

Tak berhenti disitu, Ardan juga tercatat sukses menyabet prestasi mentereng lainnya, seperti:

  • Juara 3 Kumite Beregu Senior putra piala bergilir Pemprov Jatim III Tahun 2025
  • Juara 2 Kumite Perorangan -60 kg Senior putra piala bergilir Pemprov Jatim III Tahun 2025
  • Juara 3 Kumite Perorangan -60 kg putra TNI_POLRI piala Panglima TNI Dalam rangka HUT Ke 80 TNI Tahun 2025
  • Juara 2 Kata Beregu TNI_POLRI putra Jatim Matrial Arts Championship Piala ketua umum Koni Pusat Malang Tahun 2025
  • Juara 1 Kumite Beregu Putra TNI_POLRI Jatim Matrial Arts Championship Piala ketua umum koni pusat Malang Tahun 2025
  • Juara 3 Kata Beregu senior putra piala Panglima Divisi Infantri II Kostrad tahun 2025
  • Juara 1 kumite perorangan -61 kg putra Atmajaya Cup I Piala Ketua Umum Koni kota Malang tahun 2023
  • Juara 1 kumite perorangan -61 kg Piala Walikota Madiun Tahun 2022
  • Juara 3 kumite perorangan -55 kg putra piala Bimari Cup I Tahun 2022
  • Juara 3 Kumite perorangan -40 kg putra Piala Kapolres dan ketua umum Koni Jombang ke II Tahun 2019

Bagi seorang Bribda Ardan, karate bukan saja soal bela diri yang memang menjadi keterampilan wajib bagi seorang anggota Polri tetapi juga dapat digunakan sebagai media dalam mengelola Kamtibmas yang kondusif.

Menurutnya, karate membentuk karakter manusia yang memiliki hati bersih berbudi luhur, jujur dan berjiwa kesatria. Melalui organisasi pembinaan dan pelatihan karate, karakter tersebut dapat disebarkan kepada khalayak luas sehingga tumbuh kepedulian dan empati satu sama lain.

Di sela-sela kesibukannya menjalankan profesi sebagai seorang polisi, Bripda Ardan tetap aktif meluangkan waktu berkumpul dan berlatih karate bersama dengan rekan sejawat lainnya. Ia membuktikan bahwa antara pekerjaan dan hobi bisa berjalan beriringan.

“Yang terpenting bagaimana cara kita membagi waktu tanpa mengorbankan satu sisi. Dari karate ini, saya juga bisa berkesempatan keliling Indonesia.” Ucapnya sembari tersenyum.

No More Posts Available.

No more pages to load.