Ratusan Anggota Polres Trenggalek Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Kapolri dan Gus Baha

oleh -57 Dilihat

Polres Trenggalek – Ratusan anggota Polres Trenggalek mengikuti Ngaji Kebangsaan bersama Kapolri dan K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) yang disiarkan secara virtual melalui sambungan zoom meeting. Sabtu, (26/9).

Dalam acara yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin, Mapolres Trenggalek tersebut dihadiri oleh Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. berikut para pejabat utama serta seluruh anggota Polres Trenggalek.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan tentang peran ulama dan umara sejak masa pergerakan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Umaroh memiliki tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin dan penyelenggara pemerintahan, menjaga stabilitas, membangun bangsa dan negara, serta mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

“Ulama, ibarat lentera yang menerangi jalan, kompas yang menunjukkan arah dan menjaga dari berbagai tantangan, marabahaya agar semua cita-cita yang diamanatkan dapat dijalankan dengan baik.” Ungkapnya.

Kapolri menegaskan bahwa keberagaman dan perbedaan harus dijaga menjadi satu kekuatan yang diikat Bhineka Tunggal Ika. Ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk merawat keberagaman sehingga bisa menjadi modal besar berpacu dengan negara lain.

“Agar tetap pada koridornya, Ini tentunya memerlukan kehadiran dari rekan-rekan. Oleh sebab itu, kita membutuhkan siraman dan doa dari kyai kita.” Imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Baha membahas soal nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme serta mengupas satu persatu norma yang terkandung dalam sila Pancasila. Menurutnya, jiwa kebangsaan sudah menjadi karakter sosial masyarakat indonesia.

“Orang yang Berketuhanan Yang Maha Esa takut melakukan kejahatan. Tanpa ada polisi bisa nekat.” Ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah usai kegiatan, AKBP Rizky menuturkan, kegiatan Ngaji Kebangsaan ini sangat penting untuk bagi anggota untuk menggugah kembali semangat nasionalisme yang diwujudkan melalui profesionalisme kerja.

“Petunjuk, arahan dari bapak Kapolri dan siraman rohani dari Gus Baha sangat relevan dengan kondisi saat ini. Bisa menjadi pedoman kita dalam menunaikan tugas sehari-hari dengan memberikan pengabdian terbaik, melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan.” Pungkasnya,

No More Posts Available.

No more pages to load.