Bukan di Dalam Kelas, Polantas Trenggalek Pilih Edukasi Pelajar di Bawah Pohon Rindang. Ini Alasannya

oleh -31 Dilihat

Polres Trenggalek – Satlantas Polres Trenggalek punya cara unik dalam memberikan edukasi kepada para pelajar, khususnya tingkat sekolah dasar. Bukan dengan pembelajaran di kelas tetapi justru memanfaatkan lingkungan sekolah yang memang cukup rindang.

Mengambil kesempatan saat jam istirahat, para Polantas ini mengajak siswa ngobrol santai dibawah pohon yang berada tepat di depan kelas. Momen keakraban antara polisi dan anak-anak sangat terasa disela-sela suasana santai yang sengaja dibangun dengan api. Joke-joke ringan yang dilempar, ditambah dengan komunikasi dua arah, menjadikan suasana lebih menyenangkan.

Hal tersebut terlihat saat jajaran Satlantas Polres Trenggalek berkunjung ke SDN 1 Karangan, dalam rangka menggelar program Police goes to school. Sebuah program yang berorientasi pada pembelajaran dan edukasi kepada pelajar sekolah baik tinkat dasar maupun menengah.

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas AKP Kharisma Afriansyah, S.H., menuturkan, metode edukasi bagi pelajar menyesuaikan dengan kondisi maupun usia dari audien itu sendiri.

“Agar lebih mengena dan mudah dipahami. Tidak harus di dalam ruang kelas, tetapi bisa memanfaatkan keadaan yang ada di lingkungan sekolah. Biar lebih fresh dan tidak jenuh.” Ungkapnya.

Disamping itu, personel yang dilibatkan dalam police goes to school tidak sembarangan. Karena memang membutuhkan keterampilan khusus, utamanya soal komunikasi dan pengetahuan yang luas serta mampu memberikan pengajaran yang kreatif dan menyenangkan.

“Alhamdulillah. Satlantas Polres Trenggalek memiliki sejumlah personel yang memiliki kompetensi di bidang itu.” Imbuhnya.

Disinggung tentang materi yang disampaikan, pihaknya mengatakan, tak jauh dari seputar pengetahuan dasar kelalulintasan. Mulai dari aturan berlalu lintas, keselamatan berkendara ditambah dengan contoh kasuistik yang sering dijumpai sehari-hari.

AKP Afriansyah menegaskan, pembelajaran tentang tertib berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Hal ini bukan tanpa sebab, mengengat para pelajar ini merupakan generasi masa depan bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin di berbagai sektor.

“Jika sudah tertanam, maka ke depan mereka akan menjadi generasi yang tidak hanya smart dan unggul tetapi juga memiliki wawasan dan kepatuhan terhadap aturan hukum dan senantiasa tertib berlalu lintas.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.