Aksi Resik-resik Sampah di Stadion Menak Sopal, Kapolres Trenggalek: Implementasi Green Policing dan Indonesia ASRI

oleh -74 Dilihat

Polres Trenggalek – Berbicara soal green policing bukan saja tentang mengelola dan menjaga kelestarian alam, tetapi lebih dari itu bagaimana polisi turut andil mendorong partisipasi kolektif masyarakat untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar tetap hijau dan bersih.

Oleh sebab itu, tak berlebihan jika kemudian jajaran Polres Trenggalek menggemakan kembali gerakan resik-resik sampah di berbagai tempat, khususnya fasilitas umum, pusat keramaian maupun lokasi lain yang kerap menjadi tempat beraktivitas atau berkumpul masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan aksi resik-resik sampah yang digelar Polres Trenggalek di stadion Menak Sopal, Kelutan, Trenggalek. Dengan mengenakan seragam olahraga, petugas Kepolisian bersama sejumlah warga kompak menyapu, mencabut rumput hingga mengangkut setiap sampah yang ditemukan. Jumat, (22/10).

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. yang turut hadir di tengah anggota menegaskan, green policing merupakan salah satu pendekatan sosial yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui edukasi, pencegahan, partisipasi masyarakat, dan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Iya betul. Jadi selain green policing juga merupakan implementasi dari program Indonesia ASRI yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Kalau sekadar mengimbau, impact-nya tidak begitu terasa. Berbeda kalau kita beri contoh, teladan dan kita buktikan dengan turun langsung bersama masyarakat.” Jelasnya.

Pihaknya menuturkan, setiap sampah yang dipungut, kemudian dikumpulkan di satu tempat. Setalah itu, ptugas memilah antara sampah organik maupun non organik dan dibawa ke tempat sampah yang telah disediakan.

“Kita edukasi masyarakat bagaimana cara mengolah sampah yang baik. Tidak asal membuang saja sehingga bisa diolah kembali. Reduce, reuse dan recycle.” Imbuhnya.

Meski terkesan sederhana, pihaknya berharap aksi resik-resik ini dapat menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, merawat tanaman serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau, rindang, dan sejuk.

“Kita imbau dan dorong masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di selokan atau sungai. Terlebih menghadapi musim hujan mendatang, mencegah banjir yang disebabkan oleh sampah. Jika kita mencintai alam, maka alam akan menjaga kita.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.