Subuh Keliling di Masjid Baitussalam, Kapolres Trenggalek Ingatkan Kewaspadaan Jelang Musim Penghujan

oleh -32 Dilihat

Polres Trenggalek – Jajaran Kepolisian meminta warga mulai menyiapkan diri dan meningkatkan kewaspadaan. Hal ini dilakukan sebagai kesiapsiagaan menjelang masuknya musim penghujan yang diperkirakan mulai bulan Desember mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H. saat menyapa jemaah salat subuh tepatnya di masjid Baitussalam, Kelurahan Ngantru, kabupaten Trenggalek. Sabtu, (7/11).

“Langkah paling sederhana, masyarakat bisa bergotong royong, kerja bakti, membersihkan got, selokan di lingkungan masing-masing agar tidak tersumbat, aliran air bisa lebih lancar dan tidak menyebabkan banjir.” Ujarnya.

Letak geografis Kabupaten Trenggalek yang berada di pesisir selatan pulau jawa ini memiliki keunikan tersendiri. Selain dikeliling wilayah perbukitan dan pegunungan, juga terdapat sejumlah sungai yang melintasi wilayahnya.

Berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, saat musim kemarau panjang, relatif rentan terhadap bencana kekeringan ekstrim hingga krisis air bersih. Sebaliknya, memasuki musim penghujan kerap terjadi bencana alam hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor maupun pohon tumbang.

“Oleh sebab itu, perlu mitigasi dari lingkungan terkecil dengan melibatkan peran aktif warga sekitar.” Imbuhnya.

Dari pihak jajaran kepolisian sendiri tak tinggal diam. Berbagai program unggulan yang bersentuhan dengan kelestarian alam terus digencarkan, seperti green policing yang fokus pada kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat dan menjaga kelestarian alam hingga Indonesia ASRI untuk menciptakan kawasan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

“Beberapa waktu yang lalu kita juga telah menggelar apel gabungan dalam rangka kesiapsiagaan dalam menghadapai potensi bencana alam hidrometeorologi dengan melibatkan stakeholder terkait.” Ucapnya.

Tak ketinggalan, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, mengajak para jemaah untuk senantiasa menjaga persatuan, tidak mudah terpancing oleh berita hoaks serta menjaga anak-anak dan keluarga dari bahaya penyalahgunaan Narkoba.

“Ini adalah salah satu komitmen kita untuk selalu hadir dan mendengar masyarakat.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.