Polres Trenggalek – Cuaca ekstrem yang menyebabkan sejumlah bencana alam hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang nampaknya menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian.
Melalui program Safari Jumat, Polres Trenggalek berupaya mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan dengan intensitas tinggi terlebih yang disertai angin kencang.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasihuas AKP Katik, S.H., menuturkan, sejumlah insiden bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu selayaknya menjadi warning untuk meningkatkan kewaspadaan diri dan lingkungan.
“Kita manfaatkan Safari Jumat untuk menyuarakan kewaspadaan dini sekaligus edukasi dan sosialisasi terkait dengan upaya pencegahan dan mitigasi bencana alam.” Ujarnya.
Hal ini bukan tanpa sebab, mengingat kontur dan geografis wilayah Kabupaten Trenggalek yang memang didominasi oleh pegunungan dan perbukitan ditambah dengan curah hujan yang tinggi cukup rentan terjadi banjir maupun tanah longsor. Demikian pula wilayah pesisir yang kondisinya saat ini sering kali mengalami gelombang tinggi serta ROB.
Dalam prosesnya lanjut AKP Katik, Safari Jumat ini melibatkan personel dari Polres maupun Polsek jajaran bahkan hingga Bhabinkamtibmas di masing-masing desa binaan dengan menggunakan pendekatan interaktif humanis.
Meski terlihat sederhana, Safari Jumat ini dinilai cukup efektif sebagai media komunikasi, mendekatkan diri dengan masyarakat. Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi dan problem solving jika ada masalah di desa setempat.
“Kita dorong agar masyarakat lebih peduli dengan lingkungan sekitar terutama pada titik-titik yang memiliki potensi bencana alam. Jika mengetahui bencana alam bisa langsung menghubungi call center Polri 110 agar bisa segera ada penangan lebih lanjut yang lebih cepat.” Pungkasnya.






