Polres Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Watulimo menyebabkan air sungai yang melintas di desa Watulimo, kabupaten Trenggalek meluap hingga menggenangi jalan raya dan sejumlah pemukiman warga. Jumat, (30/1).
Luapan air sungai tersebut dilaporkan membawa material tanah, batu, pasir hingga paving jalan yang tergerus air. Alhasil, jalur utama Kecamatan Bandung-Watulimo tertutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Watulimo, AKP SUNARTO, Sos. menuturkan, sejak sore hari wilayah Watulimo memang diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Sekira pukul 19.20 WIB, diketahui bahwa sungai dusun Krajan dimana diatasnya telah dibangun jalan paving tidak mampu menampung debit air sehingga meluber ke jalan raya.
“Jalan raya sepanjang kurang lebih 50 meter dipenuhi material lumpur, batu dan pasir dengan ketebalan setinggi kurang lebih 50 cm. Kemudian jalan paving sepanjang 10 meter, lebar 3 meter rusak.” Jelasnya.
Menyikapi hal tersebut, pihaknya bersama dengan stakeholder terkait langsung bergerak cepat melakukan upaya pembersihan agar jalur segera bisa dilalui oleh masyarakat, mengingat jalur tersebut merupakan ruas jalan tersebut merupakan penopang ekonomi masyarakat Watulimo.
“Proses pembersihan sudah dilakukan sejak tadi malam dan hari ini dilanjutkan kembali dengan melibatkan personel dari Polri, TNI, BPBD, dan stakeholder lainnya dibantu warga sekitar.” Imbuhnya. Sabtu, (31/1).
Disamping tenaga manual melibatkan puluhan petugas gabungan, proses pembersihan juga dibantu alat berat dan mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot endapan lumpur yang menumpuk sehingga lebih mudah dibersihkan.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik dan partisipasi aktif dari semua pihak, saat ini jalur sudah dibuka dan bisa dilalui kendaraan. Namun demikian, tetap kami imbau agar berhati-hati, terutama bagi kendaraan roda dua, mengingat konsidi jalan yang relatif agak licin.” Pungkasnya.





