Instruksi `Kurve` Presiden RI, Polres Trenggalek Canangkan Gerakan Resik-Resik Pantai

oleh -30 Dilihat

Polres Trenggalek – Menindaklanjuti instruksi Presiden untuk melakukan kurve (kerja bakti membersihkan lingkungan.red) jajaran Polres Trenggalek bergerak cepat dengan menggelar gerakan resik-resik di beberapa lokasi sekaligus. Tak terkecuali di wilayah pesisir Kabupaten Trenggalek.

Hal ini tak lepas dari letak geografis Kabupaten Trenggalek yang memang dikenal memiliki berbagai destinasi wisata pantai eksotis yang kerap menjadi jujukan masyarakat untuk liburan dan berwisata, seperti Watulimo, Munjungan dan Panggul.

Dalam gerakan resik-resik pantai ini, selain dari jajaran kepolisian juga melibatkan stakeholder terkait seperti TNI, kecamatan, Pokdarwis hingga pelajar dan mahasiswa serta elemen masyarakat lainnya.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Watulimo AKP Sunarto, S.Sos. menuturkan, gerakan resik-resik pantai ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Tidak hanya bagi wisatawan tetapi juga masyarakat itu sendiri.

“Sudah kita mulai sejak kemarin di Pantai Mutiara. Hari ini kita lanjutkan di dua lokasi yakni Pantai Pasir Putih dan Pantai Simbaronce. Melibatkan kurang lebih 80 personel gabungan ditambah pelajar.” Ujarnya. Kamis, (5/2).

Pembersihan dilakukan disepanjang pantai menggunakan peralatan yang sudah dibawah sejak dari rumah. Agar lebih efektif, keseluruhan personel kemudian di bagi menjadi beberapa tim kecil dengan luas area yang sudah ditentukan.

Sampah yang ditemukan baik berupa sampah plastik maupun organis seperti daun dan ranting dipisah pada tempat sampah yang disediakan untuk pengolahan atau daur ulang lebih lanjut.

Senada, Kapolsek Munjungan AKP Cikini, S.Pd. menegaskan, gerakan resik-resik pantai ini merupakan kegiatan positif yang selayaknya bisa menjadi kegiatan rutin dan terus ditingkatkan baik dari segi kuatitas maupun kualitas.

“Sasaran gerakan resik-resik pantai hari ini kita lakukan di Pantai Blado. Ada kurang lebih 75 orang yang turut berpartisipasi. Dari Polsek, Koramil, kemudian kecamatan, perangkat desa dan masyarakat sekitar.” Jelasnya.

Pihaknya menambahkan, meski terlihat sederhana, namun gerakan bersih-bersih pantai ini turut berdampak pada tingkat kunjungan yang otuputnya adalah mendorong roda ekonomi masyarakat pada sektor wisata.

“Menjaga lingkungan lebih bersih, enak dipandang dan segar. Wisatawan juga nyaman dan betah.” Sekaligus menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Panggul AKP Suswanto, S.H saat memimpin aksi bersih-bersih di pantai Konang mengatakan, dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut, selain TNI-Polri pihaknya juga melibatkan para pelaku usaha pariwisata serta orgaisasi kepemudaan dan pencak silat di wilayahnya.

Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terutama destinasi wisata pantai agar lebih menarik, tertata dan tentunya nyaman bagi semua.

“Kebersihan pantai perlu dijaga berkesinambungan sebagai obyek wisata yang potensial untuk menarik pengunjung sehingga wisatawan merasa nyaman.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.