Polres Trenggalek – Momen keakraban Polri nampak tergambar dalam kegiatan bagi-bagi takjil yang diselenggarakan oleh jajaran Kepolisian Resor Trenggalek. Pasalnya, dalam aksi sosial kemanusiaan bulan Ramadan ini, Polres Trenggalek sengaja menggelar kegiatan bersama dengan aktivis mahasiswa dan awak media yang ada di Kabupaten Trenggalek. Rabu, (25/2).
Mengambil tempat di depan Mapolres, polisi, mahasiswa dan para jurnalis ini membagikan takjil kepada sejumlah pengguna jalan yang kebetulan melintas. Warga pun yang sebagian diantaranya memang berniat membeli menu buka puasa dengan suka cita menerima takjil gratis tersebut.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. yang juga turut hadir menuturkan, kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan rangkaian dari kegiatan cipta kondisi Kamtibmas kondusif selama bulan Ramadan 1447 H.
“Sekaligus sebagai wujud nyata sinergitas antara Polri dengan elemen masyarakat khususnya mahasiswa dan wartawan untuk bersama-sama menjadikan Ramadan di Kabupaten Trenggalek yang aman, sejuk dan kondusif.” Ungkapnya.
Pihaknya menambahkan, untuk mendukung kegiatan hari ini, pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 200 paket komplit takjil berupa kolak dan es buah. Sasarannya adalah, para pengguna jalan, kalangan warga yang membutuhkan serta para pekerja informal lainnya.
“Bagi-bagi takjil gratis ini kita laksanakan di dua titik yakni, simpang tiga Widowati dan di depan Mapolres. Masing-masing kita siapkan 100 paket. Kemudian khusus yang di Mapolres kita tambahkan sembako untuk tukang becak dan warga kurang mampu. Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif.” Imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada segenap masyarakat Trenggalek yang telah tertib dalam berlalulintas dan memprioritaskan keselamatan saat berkendara.
“Seperti yang kita lihat tadi semuanya sudah tertib mengenakan helm serta keamanan berkendara lainnya.” Tambahnya
Tak ketinggalan pihaknya juga berpesan agar masyarakat mematuhi batasan-batasan seperti tidak ronda sahur menggunakan sound system berlebihan, balap liar maupun konvoi terlebih menggunakan knalpot bising, menyalakan petasan serta menerbangkan balon udara.
“Mari kita bersama-sama menjaga kesucian bulan ramadan agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang, nyaman dan lebih khusyuk.” Ucapnya.
Sementara itu, Sunardi, salah seorang warga yang kebetulan melintas dan menerima takjil gratis menegaskan, pihaknya sangat mengapresiasi jajaran Polres Trenggalek. Menurutnya, kegiatan bagi-bagi takjil gratis ini sangat membantu terutama bagi warga yang membutuhkan.
“Sempat kaget tadi dihentikan sama bapak polisi. Ternyata malah dapat takjil gratis. Dikasih dua. Alhamdulillah, bisa untuk anak di rumah.” Pungkasnya.






