Polres Trenggalek – Memasuki minggu ke-dua bulan suci Ramadan, Polres Trenggalek bersama stakeholder terkait mulai menggencarkan kampanye Ramadan kondusif. Hal ini dilakukan sekaligus sebagai upaya cipta kondisi menjelang lebaran mendatang.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasihumas AKP Katik, S.H. menuturkan, menjaga Kamtibmas kondusif merupakan kewajiban bersama. Oleh sebab itu, peran serta masyarakat sangat diperlukan agar Harkamtibmas bisa lebih optimal.
“Kita juga terjunkan 157 Bhabinkamtibmas yang tersebar di 14 Kecamatan turun tangan aktif mendorong masyarakat untuk turut berkontribusi secara mandiri menjaga lingkungan masing-masing.” Ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut lanjut AKP Katik, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar di bulan suci Ramadan ini tidak melakukan perbuatan atau tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Seperti ronda sahur menggunakan sound system atau yang lebih dikenal dengan sound horeg yang dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat, menyulut petasan atau mercon, serta menghindari konvoi, kebut-kebutan, balap liar maupun menggunakan knalpot bising.” Imbuhnya.
Pada sisi yang lain, Polres Trenggalek juga membangun sinergitas bersama TNI dan PT PLN (Persero) dengan menggelar sosialisasi dan edukasi terkait dengan larangan dan bahaya menerbangkan balon udara.
Sasaran mencakup berbagai komunitas masyarakat dari berbagai profesi hingga pelajar. Sosialisasi dilakukan dengan tatap muka serta menyebarkan dan menempel poster di berbagai tempat strategis sehingga mudah dibaca dan diketahui oleh khalayak luas.
“Balon udara tidak hanya membahayakan diri sendiri dan orang lain, tetapi juga berpotensi menjadi penyebab kebakaran, mengganggu penerbangan bahkan bisa mengancam instalasi maupun jaringan listrik yang dapat berdampak luas.” Jelasnya.
Tak berhenti disitu, sebagai langkah preventif, Polres Trenggalek menggelar Patroli Ramadan yang fokus pada tiga waktu dimana tingkat mobilitas masyarakat cenderung meningkat yakni, `Patroli Ngabuburit` dilaksanakan mulai pukul 15.00 WIB sampai beduk maghrib dilanjutkan `Patroli Tarawih` pukul 19.00 WIB sampai 21.00 WIB dan `Patroli Sahur` digelar mulai pukul 02.00 WIB sampai masuk waktu imsya dilanjutkan salat subuh bersama warga.
Disamping itu, Polres Trenggalek saat ini secara resmi telah menggelar Operasi Pekat Semeru 2026 selama 12 hari mulai tanggal 25 Februari sampai dengan 8 Maret 2026 dengan sasaran penanggulangan kejahatan diantaranya, penyalahgunaan Senpi/Handak, petasan/mercon, Narkoba, premanisme, miras illegal dan oplosan serta prostitusi, pornografi dan judi baik konvensional maupun online.
“Mari bersama-sama kita jaga bulan Ramadan ini menjadi bulan yang penuh berkah untuk semua. Masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman.” Pungkasnya.





