Kapolres Trenggalek Tinjau Proses Penanganan Tanah Longsor Jalan Nasional KM 16

oleh -54 Dilihat

Polres Trenggalek – Proses penanganan tanah longsor yang terjadi di KM 16 jalan nasional Trenggalek-Ponorogo terus dikebut. Petugas gabungan TNI-Polri, BPBD, Basarnas hingga kelompok relawan bencana dikerahkan untuk membantu evakuasi dan pembersihan.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., saat meninjau langsung jalannya proses penanganan bersama jajaran Forkopimda mengungkapkan, pihaknya menurunkan Satgas Bencana dari jajaran Satsamapta dan Satlantas untuk membantu perkuatan personel.

“Anggota sudah kita kerahkan sejak kemarin sore. Namun karena situasi yang tidak memungkinkan, tanah yang masih labil dan cuaca yang kurang bersahabat, upaya pembersihan baru bisa dilaksanakan hari ini.” Ungkapnya.

untuk memperlancar proses pembersihan, sejumlah alat berat turut diterjunkan, ditambah dengan satu unit breaker yang difungsikan memecah batu berukuran besar. Sementara tim dari Basarnas memetakan bagian atas tebing untuk memastikan tingkat kelabilan tanah dan potensi terjadinya longsor susulan.

“Sampai dengan saat ini proses penanganan masih berjalan. Kemudian untuk arus lalu lintas sementara masih ditutup total. Anggota kita tempatkan di beberapa titik untuk pengaturan dan penjagaan.” Imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya bersama jajaran Forkopimda mengecek jalur alternatif yang bisa dilalui oleh pengguna jalan semabri menunggu proses pembersihan benar-benar rampung dan dinyatakan aman.

Bagi kendaraan dari arah Trenggalek menuju Ponorogo dapat melewati area bendungan Nglinggis namun hanya dikhususkan untuk kendaraan dengan volume kecil. Sedangkan kendaraan dari Ponorogo ke Trenggalek dapat melewati kampung baru desa Nglinggis.

“Mengingat ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo ini merupakan jalur utama dan vital, kita upayakan proses pembersihan dilakukan secara cepat dan aman.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.