Latpraops Ketupat Semeru 2026, Kapolres Trenggalek Tekankan Langkah Antisipatif Kerawanan

oleh -569 Dilihat

Polres Trenggalek – Dalam waktu dekat, jajaran kepolisian akan menggelar Operasi kewilayahan dengan tajuk `Ketupat Semeru 2006`. Tak terkecuali Polres Trenggalek. Operasi ini diselenggarakan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Sebagai bentuk kesiapan, Polres Trenggalek menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Semeru 2026 di Aula Tatag Trawang Tungga Mapolres yang diikuti oleh segenap personel yang terlibat operasi. Kamis, (12/3).

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. yang memimpin langsung jalannya Latpraops menekankan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 merupakan Operasi kemanusiaan yang mengutamakan pelayanan kepada masyarakat sehingga bisa merayakan lebaran dengan aman dan nyaman.

“Operasi akan digelar selama 13 hari, mulai tanggal 13 nanti malam pukul 00.00 WIB sampai dengan 25 Maret 2026. mengedepankan giat Preemtif, Preventif yang didukung giat Gakkum, Humas dan Banops.” Ungkapnya.

Tujuan dari Operasi ini adalah menjamin rasa aman masyarakat dalam menjaalankan Ibadah Puasa dan merayakan Idul Fitri 1447 H/2026, terwujudnya arus mudik/balik yang lancar dan menurunnya Jumlah pelanggaran dan laka lantas serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Pihaknya menekankan agar seluruh anggota yang terlibat operasi benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik dan dedikasi tinggi sesuai dengan Tupoksi satuan tugas masing-masing serta membangun sinergitas yang kuta dengan stakeholder terkait.

“Disaat masyarakat libur lebaran, kita harus bertugas. Jadi harus tetap semangat. Salah satu Indikator keberhasilan kita adalah terjaminnya rasa aman masyarakat pada sebelum, saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1447 H. Mudik Aman, Keluarga Bahagia” Imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, disamping pelayanan arus mudik, Polri juga membuka layanan berupa penitipan kendaraan di semua Mako Polri (Polres/Polsek) dan serta melaksanakan kegiatan patroli secara intensif pada rumah penduduk yang kosong akibat ditinggal mudik

Sementara itu, Kabagops Kompol Angga Perdana Brahmada, S.I.K., M.I.K. yang juga menjabat sebagai Karendalops Ketupat Semeru 2026 menuturkan, untuk mendukung kegiatan pengamanan lebaran, Polres Trenggalek akan mendirikan sedikitnya 3 Pos yakni 1 pos pelayanan yang ditempatkan di Agropark dan 2 pos Pamyan di Durenan dan Watulimo.

“Selain itu ada dua pos pantau yang kita tempatkan di anjungan cerdas kecamatan Tugu dan Panggul.  Tugasnya memantau, observasi situasi keamanan dan arus lalin secara real time dan melaporkan setiap perkembangan ke posko operasi.” Ujarnya.

Pihaknya menambahkan, secara keseluruhan Operasi ini melibatkan sedikitnya 289 personel yang terdiri dari 160 personel Polri dan sisanya merupakan personel gabungan dari TNI. PM, Pol PP, Dishub, Dinkes, BPBD, Basarnas, Orari, Senkom dan Pramuka.

Terkait dengan kerawanan, beberapa hal yang perlu menjadi perhatian diantaranya adalah kepadatan arus lalin, pencurian, Miras/Narkoba, makanan kadaluarsa, ketersediaan Bapokting maupun BBM serta tradisi menerbangkan balon udara dan bahan peladak/mercon serta potensi terjadinya bencana alam khususnya tanah longsor yang dapat mengganggu mobilitas arus mudik.

Sedangkan lokasi trouble spot yang sudah terpantau siantaranya adalah Jalan Nasional Trenggalek-ponorogo KM 16, simpang 3 Jarakan dan simpang 3 Durenan.

Sementara untuk daerah rawan kecelakaan lalu lintas meliputi jalan raya Tugu-Ponorogo, sepanjang jalan nasional Karangsoko, jalan raya Kendalrejo dan Baruharjo Durenan, letter S dan Rengkek-rengkek Munjungan, sepanjang jalan Prigi Watulimo, Jalur Trenggalek-Panggul masuk kecamatan Suruh serta jalan raya Gandusari.

“Khusus pengamanan wisata, ada 10 titik yang menjadi prioritas yakni di wilayah Watulimo, Panggul, Kampak, Suruh, Munjungan dan Durenan. Kemudian untuk pengamanan ibadah Salat Id ada 173 titik dengan jemaah besar yang tersebar di 14 kecamatan se Kabupaten Trenggalek.” Tambahnya.

Selain itu, Polres Trenggalek menggelar pengamanan pada pusat perbelanjaan dan SPBU serta menerjunkan Satgas Pangan Polri yang bertugas untuk memastikan bahan pokok selalu tersedia dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Kita kerahkan semua sumber daya yang ada untuk mewujudkan lebaran di Trenggalek yang aman dan kondusif.” Pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.