Polres Trenggalek – Bagi masyarakat awam, mungkin sudah cukup familier dengan istilah TKJ atau Tes Kesamaptaan Jasmani. TKJ ini wajib diikuti oleh semua anggota Polri yang diselenggarakan setiap 6 bulan sekali. TKJ digelar untuk mengetahui sejauh mana kemampuan fisik dan kebugaran tiap anggota.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM Kompol Sudaroini, S.H. menuturkan, untuk periode semester 1 tahun 2026, TKJ digelar selama 3 hari berturut-turut mulai hari ini sampai dengan hari Jumat besok bertempat di stadion Menak Sopal Trenggalek. Rabu, (6/5).
“Ada beberapa materi TKJ yang menjadi penilaian antara lain, lari 12 menit, pull up dan Chinning (bagi wanita), pushup, sit up dan terakhir shuttle run. Masing-masing anggota diwajibkan lulus dengan nilai standar yang telah ditetapkan berdasarkan kelompok usia.” Ujarnya.
Sebelum mengikuti rangkaian kegiatan, semua perserta mengikuti pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh tim medis dari Sidokkes. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para peserta tidak memiliki riwayat penyakit ataupun dalam kondisi sakit yang dapat berakibat fatal, dilanjutkan mengukur berat badan.
“Masing-masing Satker membagi anggotanya dalam tiga kelompok. Jadi pelaksanaanya bergiliran agar tidak menggangu kegiatan rutin maupun pelayanan masyarakat.” Imbuhnya.
Lebih lanjut Kompol Sudaroini menegaskan, hasil dari TKJ ini nantinya akan menjadi salah satu indikator penting bagi anggota yang ingin meningkatkan karir seperti SIP, PAG maupun Pendidikan Pengembangan (Dikbang) lainnya.
“Sekaligus sebagai fungsi kontrol, sejauh mana kondisi kesehatan dan fisik anggota sehingga senantiasa siap sedia menunaikan tugas dengan baik. Sebagaimana diketahui tugas kepolisian dituntut cepat dengan mobilitas yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan fisik yang benar-benar prima.” Pungkasnya.




