DIPERCAYA JABAT DIREKTUR PENGENDALIAN OPERASI JAMPIDSUS, ERICH FOLANDA KEMBALI PERKUAT PENANGANAN PERKARA STRATEGIS

oleh -7 Dilihat

JAKARTA – Kejaksaan Agung kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Korps Adhyaksa. Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Erich Folanda, S.H., M.Hum., yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Penunjukan tersebut dilakukan setelah Erich belum genap tiga bulan menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Kini, ia kembali dipercaya mengisi posisi strategis di lingkungan Jampidsus yang memiliki peran penting dalam mengendalikan penanganan berbagai perkara tindak pidana khusus berskala nasional.

Kepercayaan yang diberikan pimpinan Kejaksaan Agung dinilai merupakan bentuk apresiasi atas pengalaman, integritas, dan kompetensi Erich dalam bidang tindak pidana khusus. Sebelum menjabat Wakajati Jawa Tengah, ia pernah mengemban sejumlah posisi penting, di antaranya Koordinator pada Jampidsus, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, serta Kasubsi Tindak Pidana Korupsi pada Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalimantan Selatan. Pengalaman tersebut menjadikan lingkungan Jampidsus bukan sesuatu yang baru baginya.

Di luar rekam jejak profesionalnya, Erich juga dikenal sebagai putra asli Betawi yang berasal dari kawasan Jakarta Selatan. Kiprahnya dinilai menjadi salah satu representasi keberhasilan putra daerah yang mampu menembus jabatan strategis di tingkat nasional dalam institusi penegakan hukum.

Keberhasilannya sekaligus menjadi inspirasi bahwa sumber daya manusia asal Betawi memiliki kapasitas untuk berkiprah dan memimpin di lingkungan Kejaksaan Agung melalui dedikasi, kemampuan, dan integritas.

Perjalanan pendidikannya dimulai di SMP Negeri 41 Jakarta Selatan dan SMA Negeri 38 Jakarta Selatan. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung. Berbekal prestasi akademik, Erich kemudian memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan Magister Hukum pada Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, dan meraih gelar tersebut pada tahun 2004.

Sepanjang perjalanan kariernya di Korps Adhyaksa, Erich dikenal sebagai pribadi yang tenang, komunikatif, dan mengedepankan profesionalisme. Dalam menangani perkara, ia menaruh perhatian besar pada ketelitian pembuktian, akuntabilitas, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Saat bertugas di daerah, Erich juga aktif mendorong peningkatan literasi hukum di masyarakat, pengembangan paralegal, serta edukasi antikorupsi sebagai bagian dari upaya membangun budaya hukum yang lebih baik.

Penugasan kembali Erich Folanda di lingkungan Jampidsus berlangsung pada momentum ketika publik menaruh harapan besar terhadap upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang berkeadilan. Dengan pengalaman yang dimiliki, baik di tingkat pusat maupun daerah, ia diharapkan dapat memperkuat efektivitas pengendalian penanganan perkara-perkara strategis yang menjadi perhatian masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.