Saat Polisi Trenggalek Turut Andil Isi Pondok Ramadan di Sekolah, Ini yang Dibahas

oleh -97 Dilihat

Polres Trenggalek – Jajaran Kepolisian turut ambil bagian dalam mengisi kegiatan Pondok Ramadan yang diselenggarakan oleh sejumlah sekolah. Hal ini merupakan salah satu upaya pendekatan humanis sekaligus sebagai media pembinaan bagi pelajar.

Pagi ini, sejumlah petugas kepolisian yang merupakan anggota dari Polsek Watulimo berkunjung ke SMK Negeri 1 Watulimo. Tak sekadar hadir, petugas juga turut serta menjadi salah satu pemateri utama dalam kegiatan Pondok Ramadan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi. Rabu, (25/2).

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Watulimo AKP Sunarto, S.Sos. mengungkapkan, generasi muda terutama kalangan pelajar memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas di wilayah.

“Para pelajar ini memiliki masa depan yang masih panjang. Kelak merekalah yang akan memimpin bangsa Indonesia. Jadi, harus kita persiapkan sejak dini. Dimulai dari hal-hal yang kecil. Menghindari kenakalan remaja, menjadikan mereka sebagai generasi yang tidak hanya tangguh tetapi juga mengerti dan patuh aturan.” Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Tolong dihindari perbuatan yang dapat membahayakan orang lain seperti, balap liar, Sahur On The Road (SOTR) menggunakan sound system yang berlebihan, menyalakan petasan mapun menerbangkan balon udara yang berpotensi menimbulkan kebakaran.” Imbuhnya.

Pihaknya juga mengingatkan bahwa beberapa waktu terakhir wilayah pesisir menjadi perhatian serius dari berbagai pihak terkait dengan maraknya peredaran Narkoba yang menyasar hampir semua kalangan.

“Jangan pernah sekalipun mencoba apalagi sampai terlibat Narkoba atau akan menyesal seumur hidup.” Tegasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya juga meminta agar para orang tua, sekolah maupun lingkungan turut berperan aktif mengawasi dan memantau anak-anak jangan sampai terjebak dalam pergaulan yang salah dan berimbas pada masa depan mereka sendiri.

“Jadilah generasi yang membanggakan. Membanggakan orang tua, Guru, almamater dan masyarakat.” Pungkasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata yang diserahkan langsung oleh AKP Sunarto berupa Alquran yang diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran rohani di lingkungan sekolah.

No More Posts Available.

No more pages to load.