BPA Kejaksaan RI Gelar Pre-Event BPA Fair 2026 di CFD Jakarta, Kenalkan Sistem Lelang Modern kepada Publik

oleh -186 Dilihat

Jakarta — Suasana Car Free Day di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 10 Mei 2026, dimeriahkan dengan gelaran Pre-Event BPA Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI. Kegiatan tersebut menjadi pembuka menuju pelaksanaan BPA Fair yang dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Mei 2026.

Melalui kegiatan ini, BPA ingin memperluas pemahaman masyarakat mengenai proses pengelolaan dan pelelangan aset negara hasil tindak pidana.

Kepala BPA Kejaksaan RI Dr. Kuntadi, S.H., M.H. mengatakan bahwa ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana strategis untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ia menuturkan, meskipun BPA telah aktif menjalankan fungsi pemulihan aset selama dua tahun terakhir, masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui keberadaan maupun fungsi lembaga tersebut.

“Kami ingin masyarakat mengenal lebih jauh apa itu BPA, bagaimana proses pelelangan dilakukan, serta bagaimana aset hasil tindak pidana dapat dikembalikan kepada negara maupun korban,” kata Kuntadi.

Dalam pre-event tersebut, BPA menghadirkan berbagai aset yang akan dilelang, mulai dari kendaraan, tas bermerek, perhiasan, hingga logam mulia. Pengunjung juga dapat melihat secara langsung mekanisme registrasi dan tata cara mengikuti lelang.

Tak hanya itu, petugas BPA turut memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin membuat akun lelang secara langsung di lokasi acara.

Kuntadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut dikemas secara edukatif dan interaktif agar masyarakat lebih memahami proses pemulihan aset yang dilakukan Kejaksaan RI.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia BPA Fair 2026 Baringin, S.H., M.H. menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Kejaksaan dalam membangun transparansi pengelolaan barang rampasan negara.

Menurutnya, barang bukti yang telah inkracht memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan kontribusi bagi negara melalui mekanisme pelelangan yang terbuka.

“BPA Fair bukan hanya soal transaksi lelang, tetapi juga sarana edukasi publik mengenai pengelolaan aset negara yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.

BPA menargetkan transaksi lelang pada gelaran BPA Fair 2026 mencapai Rp100 miliar. Sedangkan target pemulihan aset negara melalui PNBP pada tahun 2026 diproyeksikan melebihi Rp2 triliun.

Dalam pelaksanaannya, BPA bekerja sama dengan DJKN Kementerian Keuangan RI melalui layanan lelang.go.id untuk mempermudah proses administrasi peserta lelang.

Masyarakat juga dapat mengakses katalog lelang melalui situs resmi bpafair.com dan memperoleh bantuan registrasi melalui contact center panitia.

No More Posts Available.

No more pages to load.