Menghadap Pangdam V/Brawijaya, Kiai dan Tokoh Madura Gagas Rumah Rehabilitasi Narkoba

oleh -650 Dilihat
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf dengan pengurus Ikatan Kyai dan Tokoh Madura (Iktoma) di Ruang Bung Tomo, Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis (30/3/2023).

SURABAYA. Beritabaikjatim.com– Mencegah tumbuh kembangnya radikalisme dan penyalahgunaan narkoba serta menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan, tak cukup dengan pertemuan-pertemuan tapi aksi nyata. Pekerjaan yang tak ringan, tapi harus dilakukan demi masa depan generasi bangsa. Hal ini terungkap dalam pertemuan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf dengan pengurus Ikatan Kiai dan Tokoh Madura (Iktoma) di Ruang Bung Tomo, Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Kamis (30/3/2023).

“Saya ingin Iktoma, selain mencanangkan aksi melawan radikalisme di Madura, juga mulai merancang program untuk melawan narkoba. Jadi supaya Iktoma tak cuma selesai pada wadah berkumpul dan pertemuan-pertemuan saja tapi punya aksi nyata. Itu agar masyarakat merasakan manfaat kehadiran Iktoma,” pinta Mayjen TNI Farid Makruf, MA.

Asops Kasdam IX/Udayana 2013—2014 ini menyahuti program Rumah Rehabilitasi Narkoba dan kerjasama pengamanan wilayah yang mereka gagas. Ia juga meminta agar kepengurusan perkumpulan ini diisi oleh anak-anak muda energik yang paham teknologi informasi untuk menyebarkan gagasan dan aksi nyata mereka.

“Kita akan meminta pemerintah kabupaten dan Kodim setempat untuk mendukung program-program Iktoma yang bermanfaat untuk masyarakat,” sebut Pangdam.

Penegasan itu disambut dengan kelegaan oleh para pengurus Iktoma. Terkait kelahiran perkumpulan ini, Sekjen Iktoma Nur Hamidi menyatakan ini ibarat gayung bersambut, antara para kyai dan tokoh yang gelisah melihat banyak permasalahan kemasyarakatan dengan Pangdam V/Brawijaya yang ingin agar mereka bersatu melawan radikalisme dan narkoba serta menyelesaikan persoalan sosial lainnya. Akhirnya, Iktoma dideklarasi dan dikukuhkan oleh Mayjen TNI Farid Makruf, MA di Sampang, Madura pada 1 Maret 2023.

“Kami khawatir dengan adanya banyak persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan, semisal narkoba dan juga silang pendapat antarelit politik. Perbedaan pilihan politik sedikit saja membuat elite terpecah. Alhamdulillah, Pangdam V/Brawijaya menyahuti kegelisahan kami dan mendeklarasikan Iktoma,” kata Nur Hamidi menceritakan awal mulanya pendirian perkumpulan ini.

Dalam waktu dekat, imbuhnya, Iktoma akan menyiapkan Rumah Rehabilitasi Narkoba yang akan ditangani oleh terapis yang mereka siapkan. Pendiriannya telah disetujui oleh Pangdam V/Brawijaya sebagai Pembina Iktoma.

Di akhir pertemuan, Mayjen TNI Farid Makruf, MA menitipkan pesan agar Iktoma melakukan aksi-aksi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.  (pen/jo)

No More Posts Available.

No more pages to load.